Investasi Properti Murah? Reksadana DIRE Solusinya

DIRE merupakan jenis reksadana yang baru yang terfokus pada portofolio aset dasar sektor properti.

Seberapa Penting Investasi? Ubah Mindset Anda

Investasi itu hal yang wajib kita lakukan agar dapat mewujudkan impian dan harapan.

Klasifikasi 9 Indeks Sektoral Industri

Semua emiten yang tercatat di BEI diklasifikasikan ke sembilan sektor klasifikasi industri bernama JASICA (Jakarta Industrial Classification).

6 Cara Memilih Sekuritas Terbaik

bagaimana cara untuk memilih sekuritas yang cocok bagi kita?..

Cara Singkat Buka Rekening Investasi

jaman sudah serba digital, buka Rekening Dana Investasi (RDI) sekarang sangat mudah dan cepat, cukup via online saja.

Showing posts with label Saham. Show all posts
Showing posts with label Saham. Show all posts

Analogi Sederhana Memahami Saham

Pasar modal memiliki tipikal bentuk investasi jangka panjang yang idealnya sebaiknya dimiliki selama lebih dari satu tahun. Produk pasar modal ada dua, yakni saham dan obligasi (surat hutang). Sebaliknya bila kurang dari satu tahun dinamakan pasar uang, seperti SBI, T-BILLS, dsb.

Secara sederhana saham merupakan bukti hak kepemilikan pada suatu perusahaan. Artinya, bila kita memiliki saham tertentu semisal PT Makmur Jaya sebesar 70 persen, maka kita memiliki hak emilikian di perusahaan tersebut mencapai 70 persen.
Gambar: Ilustrasi Aplikasi Online Trading  (www.pexels.com - free copyright)
Bila memiliki saham mayoritas, maka berhak mendapatkan hak mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Ngapain saja RUPS? Ya, berhak menentukan wewenang pergantian direksi atau intervensi jalannya suatu perusahaan.

Dulu ketika beli saham, maka caranya sangat konvensional. Segala transaksi dilakukan dengan telepon ke broker untuk memerintahkan melakukan transaksi sesuai keinginan investor. Namun, kini berkat kehadiran teknologi, transaksi sudah bisa via online lewat aplikasi online trading, bahkan lewat ponsel juga bisa.

Siapapun bisa mengakses ataupun investasi saham, baik itu ibu-ibu rumah tangga, mahasiswa, pegawai maupun tukang becak sekalipun boleh menjadi investor. Tapi, sebelum itu kamu harus memiliki akun rekening dana investasi yang dibuka pada perusahaan sekuritas pilihanmu.

Analogi Mall atau Pasar Tradisional

Siapa saja yang terlibat? ada penjual dan pembeli (investor), pengelola pasar (BEI), emiten (perusahaan/produk yang diperjual-belikan), dan penyedia provider (perusahaan sekuritas).
Gambar: Ilustrasi Pasar Tradisonal, ada penjual (penjual), pembeli (investo)r, dan barang yang dijual (emiten)

Bagaimana perannya masing-masing?

Ibarat Mall pada umumnya, tempat bertemunya para investor untuk bertransaksi jual beli saham ialah di Mall atau pasar yang dalam istilahnya dinamakan Bursa.

Semisal Pasar Lenteng Agung Jakarta, maka pasar tersebut dinamakan bursa yang mempertemukan antar pembeli maupun penjual yang keduanya dinamakan investor untuk membeli saham (emiten).

Investor berperan melakukan belanja dalam arti jual-beli saham sesuai kebutuhannya.

Lantas apa yang di perjual-belikan? tentunya barang-barang kebutuhan yang kalian perlukan atau minati. Dalam saham, barang yang dijual dinamakan emiten (perusahaan yang sudah terdaftar oleh pengelola pasar) yang identik berkode ticker empat digit huruf semisal emiten Bank Mandiri (BMRI), Bank BRI (BBRI), dsb.

Aneka produk itulah dinamakan emiten yang artinya perusahaan penghasil produk atau jasa yang bisa dipilih alias kayak toko sayur, beras, dsb tersebut. Jumlah emiten (perusahaan) di pasar saham saat ini ada sekitar 500 an, kamu tinggal pilah saja mana saja perusahaan yang bagus untuk dikoleksi.

Sementara, BEI selaku pengelola pasar menjadi regulator sekaligus fasilitator yang berfungsi membuat aturan main bertransaksi saham atau mempertemukan pihak-pihak terkait, seperti jam buka pasar, cara transaksi, dsb.

Berbeda dengan pasar saham, bila setiap jual beli di pasar tradisional biasanya menggunakan uang cash atau debit andaikata. Seni tawar menawar juga ada di pasar saham, bedanya proses tawar menawar dilakukan via online, jika harga cocok, maka kamu akan mendapatkan saham yang kamu beli atau jual.

Sama halnya dengan bila kita ingin berkomunikasi, maka kita membutuhkan sim card yang disediakan oleh operator provider telekomunikasi, seperti Telkomsel, Indosat, dsb. Segala transaksi di pasar saham kita harus menggunakan aplikasi online trading. Artinya, sangat praktis bisa dilakukan dimanapun juga asalkan ada koneksi internet.

Di pasar saham, untuk bisa memiliki aplikasi tersebut kita diwajibkan registrasi membuka rekening dana investasi via provider perusahaan sekuritas pilihanmu.

Setelah memiliki rekening investasi kita tinggal isi saldo rekening tersebut. Saldo yang kamu masukkan (top up) itulah digunakan untuk belanja saham nantinya.

Aturan main disediakan oleh BEI, seperti jam buka dua sesi.
Hari
Sesi I
Sesi II
Senin – Kamis
Pukul 09:00:00 s/d 12:00:00
Pukul 13:30:00 s/d 15:49:59
Jumat
Pukul 09:00:00 s/d 11:30:00
Pukul 14:00:00 s/d 15:49:59
Sabtu - Minggu
Tutup
Tutup
Jual Beli
Kelipatan Minimal 1 Lot (1 lot = 100 lembar saham)

Itulah saham dan analogi sederhanya, saham itu semacam bukti kepemilikan berbentuk surat berharga. Di mana segala transaksi saham akan tercatat secara otomatis dan tersimpan aman di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Keuntungan memiliki saham adalah keuntungan selisih saat beli jual (capital gain) dan keuntungan laba tahunan suatu perusahaan yang dibagikan kepada investor (deviden). Catatan, tak semua emiten membagikan deviden, maka kamu bisa mengoleksi saham-saham yang membagikan deviden sah-sah saja dan lebih baik tentunya.

Strategi beli saham bisa dimulai secara sederhana, seperti beli saat harga murah lalu jual saat harga lebih mahal (untung), beli cuek (beli kemudian diamkan beberapa tahun), dsb.

(fen)

Cara Mengisi Deposit Rekening Investasi Saham


Source: pixabay.com via www.pexels.com free copyright

Kamu tak akan bisa bertransaski jual - beli saham bila saldo deposit kamu belum terisi. Setelah kamu memiliki rekening investasi atau Rekening Dana Investasi (RDI) yang telah dibuatkan oleh sekuritas sebelumnya, maka sebaiknya kamu mengisi deposit.

Ketentuan prasyarat pengisian saldo deposit minimal tiap sekuritas berbeda-beda. Ada yang mulai dari Rp 100.000 bahkan ada yang sampai minimal 5 atau 10 jutaan rupiah.

Kenapa kok berbeda-beda? Itu tergantung kebijakan provider sekuritas terkait saja. Ada yang bermotif ingin mempertahankan kinerja besaran volume transaksi nasabahnya, makanya cukup mahal untuk deposit awal. Dan sebaliknya, ada yang murah karena sengaja ingin menyasar segala segmen kalangan.

Mana yang terbaik? Itu tergantung selera. Idealnya, ketika ada yang jauh lebih murah, maka sebaiknya di pilih. Toh sama-sama bisa untuk bertransaksi dan fasilitasnya tak jauh beda alias sama saja kok.

Salah satu provider sekuritas bernama IndoPremier (IPOT) memperbolehkan mengisi saldo terendah, yakni bisa mulai dengan uang 100 ribu rupiah saja.

Cara mengisi saldo deposit sangat mudah, sama seperti halnya kita menstransfer uang ke rekening lainnya. kita tinggal transfer saja ke rekening investasi kita yang telah diberikan oleh provider sekuritas pilihanmu. Transfernya bisa lewat ATM maupun internet banking.

Pastikan kamu sudah memiliki rekening investasi. Rekening investasi ini berbeda nomor rekeningya dengan rekening waktu registrasi.
Keterangan Notifikasi Email Nomor Rekening Investasi dari Provider Sekuritas (Doc Ekovestora)
Maksudnya ketika kamu registrasi membuka rekening investasi semisal kamu menggunakan akun bank BCA dengan nomo rekening xxxx1234, maka ketika telah jadi rekening investasimu, kamu akan mendapatkan nomor rekening baru yang dibuatkan dan dikirimkan oleh sekuritas pilihanmu via email semisal dengan nomor rekening xxxx9876.

Rekening baru itu aman kok dan rekeningnya tetap satu brand. Semisal ketika membuat rekening awal kamu memakai BCA, maka rekening barumu juga BCA. Hanya saja berbeda nomornya, juga kamu gratis biaya administrasi atau transfer tentunya.

Nah, caranya kamu tinggal kirim transfer uang lewat ATM atau internet banking ke nomor rekening investasimu yang baru jadi itu bernomor semisal xxxx9876. Bila pengguna IPOT, maka transfer mengisi 100 ribu pun sudah bisa.

Bukti Transfer via Internet Banking (Doc Ekovestora)
Notif  Email Masuk dari Sekuritas
Saldo yang tertera tak harus kamu habiskan membeli saham seluruhnya. Kamu bebas memakai saldo yang tertera untuk transaksi saham. Asalakan saldo mencukupi, maka kamu bebas membeli saham yang kamu sukai.

Setelah terkirim, kamu bisa mengecek saldo masuk dengan cara login ke aplikasi tradingmu semisal provider IPOT. Loginnya kamu bisa mengetahui username dan password dari email yang telah dikirimkan provider sekuritasmu.
Keterangan Email Notif dari Sekuritas Berisi ID
Yap, selamat saldo kamu telah terisi dan bisa kamu gunakan kapan saja untuk belanja saham kesukaanmu. Segala transaksi aman kok, tenang saja setiap semua saham yang terbeli akan tersimpan di otoritas KSEI.

Cukup mudah bukan? Kamu tinggal mentransfer sejumlah uang via ATM atau internet banking. Selanjutnya kamu bisa cek saldonya dengan login menggunakan USERNAME DAN PASWORD yang telah dikirimkan sekuritasmu.

(fen)

Cara Buka Rekening Investasi Via Provider Mandiri Sekuritas

Kehadiran era digitalisasi kini membuat kemudahan beragam aktifitas. Tak terkecuali dalam membuka rekening dana investasi agar bisa bertransaksi saham, sekarang cukup hanya lewat online saja.

Ada beberapa provider jasa penyedia pembukaan rekening, salah satunya adalah Mandiri Sekuritas (Mansek) dengan platform trading bernama MOST.

Caranya sangat mudah dan efisien tak perlu bolak-balik ke kantor cabang terkait. Dalam beberapa, maka proses akan selesai dan akunmu sudah aktif.

Berikut tutorial singkat cara membuka rekening via Mansek:

      1.    Siapkan KTP, Screenshoot atau Foto Cover Rekening Bank, dan NPWP
Kartu identitas ini diperlukan untuk mengisi form registrasi dan di upload nantinya.

      2.    Registrasi Akun Baru
Kunjungilah laman situs https://www.most.co.id/Portal yang selanjutnya pilih dan klik pembukaan rekening.


Tampilan Utama, klik pembukaan rekening


       3.    Lengkapilah Seluruh Form dan Upload Berkas Pendukung
Isilah seluruh form yang tersedia mulai dari form data profil pribadi, data pekerjaan, data tambahan, kuisioner.
 
Lengkapilah form tersedia dan dibutuhkan
Setelah proses submit selesai, maka unggahlah beberapa berkas pendukung. Upload berkas-berkas pendukungmu, seperti KTP, NPWP, Cover Buku Tabungan, Kartu Nama (opsional, bila ada), dan Foto Diri.

Contoh tampilan upload (www.most.co.id)

       4.    Tunggulah notifikasi email masuk dan Telepon
Tim Mansek akan segera menghubungi kamu untuk pembukaan rekening tersebut. Pastikan nomor telepon dan email saat registrasi sudah benar sebelumnya.


     5.    Tim Mansek Akan Mengirimkan Pemberitahuan Nomor Rekening Dana Investor dan ID Login
Perkiraan waktu akun telah aktif sekitar dua harian semenjak submit registrasi. Pihak Mansek akan mengirimkan keterangan ID LOGIN beserta nomor rekening investasimu yang tentunya berbeda dengan rekening tabungan regular perbankan biasa.

       6.    Registrasimu sudah berhasil dan telah aktif
Proses registrasi telah selesai. Sebaiknya kamu donload aplikasi tradingnya di https://www.most.co.id/Portal/Content/15/download-aplikasi. Di situ kamu bisa mendownload versi mobile apps maupun dekstop.

Setelah aplikasi terinstall, maka silahkan LOGIN kapan saja. Mengingat saldomu masih nol, maka sebaiknya kamu mengisi saldo rekening investasimu dengan cara menstransfer uang ke nomor rekening investasimu. Minimal Mansek biasanya bisa di isi sekitar Rp 500.000.

Nah, sangat mudah kan? kapan giliranmu? toh investasi saham sangat aman kok. Semua proses transaksi dan sahammu akan tersimpan di institusi KSEI. Kamu bisa belanja saham sesuai pilihannmu yang setidaknya saham-saham berkinerja baik.

Tundalah keinginan untuk menunda. Kurangi wacana, segera laksanakan. Jadilah, investor.


(fen)

Cara Buka Rekening Investasi Via Provider IPOT

Ketika kita ingin berkomunikasi, maka kita memerlukan sim card dari provider telekomunikasi. Nah, sama halnya dengan saham, ketika akan bertransaksi saham, maka kamu diharuskan memiliki akun rekening dana investasi yang disediakan dari provider (perusahaan sekuritas) pilihanmu agar bisa belanja saham.

Pilihan  provider atau penyedia jasa transaksi saham ini dinamakan perusahaan sekuritas. Nama-nama tenar yang bisa kita ketahui, seperti Mandiri Sekuritas, IPOT, Mirae Aset, dan sebagainya.

Lantas, apa yang membedakan sekuritas satu dengan yang lain? Pembedanya adalah sejumlah layanan dan fitur yang ditawarkan, sesuaikan dengan tingkat kebutuhanmu.

Membuat rekening investasi sekarang sangat mudah alias tak serumit dulu yang begitu konvensional dengan mendatangi bolak-balik kantor cabangnya. Sekarang cukup daftar lewat online saja, maka kamu sudah memiliki akun aktif dalam 1 sampai 2 hari saja sudah aktif.

Berikut cara membuka rekening via IPOT:

      1.    Siapkan KTP, Screenshoot atau Foto Cover Rekening Bank, dan NPWP

Fungsi kartu identitas tersebut adalah untuk melakukan pengisian form saja. Kami sarankan sebaiknya menggunakan rekening Bank BCA karena gratis biaya transaksi transfer bila ingin top up saldo ke rekening investasimu.

      2.    Registrasi Akun Baru

Kunjungilah laman situs https://www.indopremier.com/  yang selanjutnya pilih dan klik open account.
Tampilan Alamat Situs Registrasi
Silahkan pilih apakah kamu memilih yang umum atau syariah. Ambil contoh yang umum, maka langsung klik yang “umum”. *Selain registrasi online, IndoPremier menyediakan layanan pengisian data registrasi via telepon.


Pilih dan Klik Opsi Umum atau sesuai seleramu
Isilah seluruh form yang tersedia mulai dari form data profil sampai term and conditions. Dalam proses submit akan diminta memilih opsi mengirimkan berkas secara mandiri atau penjemputan. Sebaiknya gunakan opsi penjemputan karena selain gratis tentunya sangat efisien.
Tampilan form registrasi

       3.    Tunggulah notifikasi email masuk dari IndoPremier dan cetaklah berkasnya

Ipot akan mengirimkan file ke emailmu berformat pdf berjumlah empat file untuk dicetak. Cetaklah seluruh berkas tersebut sembari jangan lupa siapkan dua materai 6000 dan fotokopi KTP, NPWP, dan Cover halaman pertama Buku Tabungan atau cetak rekening Koran (e-statement internet bankingmu).

Email masuk notifikasi
Petugas nanti akan menghubungi via telepon untuk konfirmasi perjanjian waktu penjemputan atau pengambilan berkas. File tersebut nanti sebaiknya ditandatangani ketika petugas menjemput atau mengambil berkas dilokasi yang kamu janjikan.

       4.    Tunggulah email balasan berisi sejumlah berkas pdf

Biasanya memakan waktu cukup singkat sekitar satu sampai dua hari. Berkas tersebut berisi, seperti:
-          Email Pemberitahuan Nomer Rekening Dana Investor
Berisi nomor rekening BCA Baru untuk di isi/top up saldo nantinya.
-          Email Username, Password, dan Pin Trading IPOT
Ketiganya ini dipakai untuk login ke aplikasi trading dari IPOT nantinya.

       5.    Registrasimu sudah berhasil dan telah aktif

Proses registrasi telah selesai. Sebaiknya kamu donload aplikasi tradingnya di https://www.indopremier.com/ipotstock/platform.php?page=ipotwindows . Kamu juga bisa mendownload versi IOS/MAC dan Androidnya.

Setelah itu kamu bisa login kapan saja semisal untuk sekedar cek.


Tentunya kamu tak bisa langsung beli saham karena saldomu masih nol. Maka diperlukan transfer ke rekening investasi dengan jumlah berapapun diperbolehkan. 

Nantikan ulasan tutorial cara mengisi saldo investasinya.

(fen)

Cara Singkat Membuka Rekening Investasi (Open Account)

Pada era yang kian modern saat ini kita akan dimanjakan dengan berbagai kemudahan berkat digitalisasi. Sama halnya ketika kamu berniat menjadi investor saham, maka langkah penting yang tak terelakkan adalah dengan memiliki Rekening Dana Investasi (RDI) agar bisa bertransaksi saham.

Prasyarat penting untuk dapat berinvestasi saham adalah memiliki RDI. RDI merupakan akun rekening yang di integrasikan dengan rekening perbankan kamu. 


Gambar: http://phillipsecuritiesindonesia.blogspot.co.id/2012/03/proses-pembukaan-pengaktifan-rekening.html
Apa bedanya rekening umum dan RDI ?

Dengan memiliki RDI otomatis kamu akan memiliki dua rekening, yakni rekening perbankan dan RDI. 

RDI ini akan berisi saldo yang bisa di top up atau di isi agar kamu bisa memakai saldo RDI untuk bertransaksi saham. 

Semisal, kamu sudah memiliki rekening BCA, maka satunya lagi kamu akan memiliki RDI yang langsung terintegrasi (bisa cek saldo baik rekening umum/ RDI via di internet banking/ATM), tapi saldonya terpisah. Jadi, tenang saja, rekening tak akan tercampur karena saldo akan terpisah.

Bila dahulu membuka RDI secara konvensional prosesnya memakan waktu yang lama dan membutuhkan setoran awal yang besar. Kini prosesnya sangat mudah, cepat, dan tak membutuhkan setoran deposit awal yang besar. 

Maka dari itu, bagaimana prasyarat dan tahapan membuka RDI baik cara konvensional maupun via online?

      1.    Siapkan dokumen prasyarat 

Ada sejumlah beberapa dokumen standar yang diperlukan untuk mendaftar. Tak ribet kok, kamu cukup siapkan:        
nKartu Identitas (KTP) dan Fotokopinya
nNPWP dan Fotokopinya
nRekening Koran/ boleh fotookopi cover Buku Tabungan yang tertera Profil/ Nomor rekeningmu.
Sebaiknya menggunakan dan memiliki buku tabungan yang setidaknya sering dipakai oleh investor atau memiliki kerjasama dengan otoritas, seperti Bank BCA, Bank Mandiri, dan lainnya.

Bagi kamu pengguna buku tabungan digital, seperti tabungan expresi BCA, maka cukup print out/screnshoot cover internet banking saja.
Kesemua dokumen tersebut nantinya digunakan untuk membuka atau membuat RDI di sekuritas terkait baik via konvensional maupun online.

       2.    Mendaftar via konvenional atau online

Ada dua cara yang bisa kamu pilih untuk membuka RDI. Tapi, kami sarankan membuka akun via online lebih mudah, cepat, dan efisien ketimbang via konvensional.

            Membuka rekening via konvensional

-   Caranya sangat mudah, kamu tinggal datang ke kantor cabang perusahaan sekuritas terdekat pilihanmu, seperti IPOT, Mansek, Mirae Aset, dan sebagainya. Sebaiknya cek di situs masing-masing untuk mengetahui keberadaan kantor cabang terkait dan terdekat.
-  Petugas akan meminta sejumlah dokumen standar, yakni KTP beserta fotokopinya, Kartu/ nomor NPWP beserta fotokopinya, salinan atau fotokopi cover buku tabungan yang ada keterangan profil pemilik rekening.
-          Isilah formulir yang disediakan petugas
-          Membayar setoran awal
Tenang sajadana ini tetap akan menjadi milikmu, nantinya akan dialihkan masuk ke RDI kamu 100 persen. Dana yang ada di RDI itulah yang bisa kamu transaksikan untuk belanja saham). Setoran awal kini sangat murah, cukup 200 ribuan saja bagi kamu yang masih berstatus pelajar/mahasiswa, seperti sekuritas IPOT, sementara kalau Mansek sekitar 2 Juta.

Proses selesai dan silahkan tunggu beberapa hari sesuai info dari petugasnya. Biasanya Cuma memakan waktu beberapa hari saja alias tak lama kok. Palingan sekitar 2-3 harian. 

Setelah proses selesai kamu akan mendapat kartu AKSES beserta id dan password yang berfungsi untuk akses masuk ke aplikasi trading terkait via computer atau smartphone (IOS/Android).

            Mendaftar Via Online

            Cara mendaftar lewat cara ini sangat mudah dan cepat. Kami sangat                                     merekomendasikan sebaiknya memakai cara ini.
-       Kita tinggal masuk ke situs perusahaan sekuritas terkait yang telah menyediakan layanan pendaftaran via online,seperti IPOT atau Mansek.
-          Isilah formulir yang tertera
Di sini kita hanya mengisi keterangan-keterangan saja, seperti nama, alamat, NPWP, dan seterusnya.
-        Setelah pengisian formulir dan submit selesai, maka kamu akan menerima email berisi 4 file berformat pdf yang berisi keterangan atau pernyataan untuk kamu isi dan tanda tangani.
-      Ada dua opsi yang bisa kamu pilih saat mendaftar. Pertama, memilih mengirim balik ke alamat terkait atau petugas akan menjemput mengambil dokumen tersebut di alamat yang kamu masukkan. Opsi ini muncul ketika kamu mengisi formulit tersebut.
-        Setelah dokumen terkirim, maka kita tinggal menunggu penerimaan nomor kartu AKSES, id dan passwordnya saja serta tentunya membayar setoran awalnya. Biasanya sekitar 2 harian selesai.
-     Proses selesai dan kamu bisa trading sesuai dengan jumlah saldo RDI kamu untuk belanja saham pilihanmu.

      3.    Keuntungan mendaftar via online

Selain prosesnya mudah, kamu juga sangat efisien alias tak perlu pergi ke kantor cabang terkait yang tentunya memakan biaya transportasi dan waktumu.  

Sesuaikan dengan pilihanmu. Bila keberadaan kantor cabang sekuritas pilihanmu cukup dekat, maka sebaiknya mendaftar di situ karena selain mendaftar kamu bisa mendapatkan info yang kamu butuhkan, semisal info kelas belajar investasi saham, cara transaksi, komunitas, dan sebagainya.

Sementara bila kamu ingin proses yang simple dan tak terlalu membutuhkan info lain-lain. Toh info lain-lain bisa ditanyakan via telepon, mengunjungi situs terkait, atau tinggal membaca panduan atau informasi atau strategi investasi di situs Ekovestora tercinta ini.

Dengan demikian, langkah konkrit utama menjadi investor saham ialah dengan memiliki akun RDI. Tanpa RDI kamu tak bisa belanja saham, kecuali kamu berinvestasi via reksadana yang diracik oleh manajer investasi terkait. 

Kami tekankan, belajar dan berpikir saja tak cukup. Tetapi perlu aksi nyata dengan memiliki RDI. Lagian investasi saham sangat aman kok, segala transaksimu akan terekam dan tersimpan di otoritas KSEI. 

Lebih dari itu, kamu bisa belanja saham yang kamu yakini perusahaan (emiten) pilihanmu berkinerja baik atau justru produkny sering kamu pakai atau dipakai banyak orang. 

Jadi, kapan kamu punya RDI? yuk mulai sadar investasi, mulailah dari diri sendiri. Bila sudah punya RDI, ajaklah orang-orang sekitarmu. Ketauhilah investasi saham sangat aman kok, mulailah membeli atau mengoleksi saham yang konservatif. (fen).

6 Cara Memilih Sekuritas Terbaik dan Ideal

Langkah utama dalam mengawalimu menjadi investor adalah dengan memilih perusahaan sekuritas. Fungsi sekuritas untuk menjembatani investor dalam melakukan transaksi perdangangan saham dengan cara menftarkan dan mengaktivasi akun Rekening Dana Investor (RDI) kita.

Analogi sederhananya, perusahaan sekuritas ibaratnya seperti perusahaan provider telekomunikasi yang kita kenal, seperti Telkomsel, Indosat, XL, dan lainnya. Provider telekomunikasi itu diberikan ijin oleh otoritas untuk membantu kita dalam melakukan aktivitas berkomunikasi.

Nah, sama halnya dengan perusahaan sekuritas yang mendapat perijinan dari otoritas untuk melayani atau membantu kita dalam melakukan transaksi perdagangan saham. Mereka akan membantu untuk mendaftarkan dan mengaktivasi akun beserta layanan aplikasi online trading.

Lantas, bagaimana cara untuk memilih sekuritas yang cocok bagi kita dan apa yang membedakan sesama sekuritas satu dengan yang lainnya?

       1.    Pastikan Perusahaan Sekuritas Terdaftar Resmi di Otoritas

Cara sangat mudah, kita dapat mengunjungi laman resmi situs Bursa Efek Indonesia (Indonesia Stock Exchange) pada kanal utama (berkamu) http://www.idx.co.id dengan memilih dan klik navigasi Anggota Bursa & Partisan.

Bila ingin langsung mengetahui sekuritas yang terdaftar langsung saja menuju navigasi Profil Partisan& Dealer Utama. Kamu bisa filter dengan memilih secuties company dan klik cari. Maka akan seketika tertampang jelas nama-nama perusahan sekuritas yang tercatat di otoritas. Profil selengkapnya bisa dilihat dengan cara mengklik perusahaan sekuritas terkait, seperti informasi web resmi, alamat, dan sebagainya.
Gambar : http://www.idx.co.id/ tampilan situs idx

Indikatornya cukup jelas, bila perusahaan terkait yang kamu cari muncul di laman tersebut, maka dapat dipastikan kalau perusahaan tersebut resmi terdaftar di otoritas.
 
        2.    Pilihlah Perusahaan Sekuritas Bereputasi Baik

Kamu harus mengecek perusahaan sekuritas yang hendak dipilih dengan cara menelusuri rekam jejaknya. Kamu bisa mempertimbangkan apakah sebaiknya memilih sekuritas lokal atau asing, berdasarkan kinerjanya, keberadaan kantor cabang terdekat, dan sebagainya.

Sekuritas  lokal atau asing?

Bila kamu cinta produk dalam negeri tentunya memilih sekuritas lokal adalah pilihan tepat. Ada beberapa sekuritas lokal yang berkualitas, seperti sekuritas berplat merah (BUMN) sebut saja Mandiri Sekuritas, Danareksa, BNI Sekuritas, dan sebagainya. Sementara, sekuritas asing juga cukup banyak tersedia dengan menawarkan beragam fitur, nama-nama kakap seperti, Mirae Aset Sekuritas (Dulu Daewoo Sekuritas), Indo Premier Scurities (IPOT), dan sebagainya.

Sekuritas apapun sebenarnya sama saja, yang membedakan ialah layanan fitur, fee jual beli, limit trading, dan sebagainya. Jadi, sesuaikan selera kamu saja semisal pertimbangan fitur-fitur, fee transaksi, keberadaan kantor cabang, dan lainnya.

Bagaimana kinerjanya?
Secara kualitas sekuritas lokal tak kalah kok dengan asing, Bahkan, Mandiri Sekuritas beberapa kali sempat meraih penghargaan top 3 sekuritas terbaik. Setidaknya ada beberapa indikator mengecek kinerja sekuritas, yakni portofolio pada produk reksadananya dan prestasi.
Gambar: Beritasatu.com / pemenang OLT terbaik saat 2013

Portofolio bisa diketahui dengan melihat sejauh mana portofolio yang dikelola sekuritas tumbuh positif dengan cara membandingkan prestasi kelolaan antar-sekuritas. Sementara, cara lain termudahnya ya kamu tinggal cari dan lihat penghargaan tiap tahun yang dirilis oleh sejumlah institusi atau media, sekuritas mana saja yang meraih penghargaan sekuritas terbaik pada tahun tertentu atau trennya dari tahun ke tahun.

Perlukah Kantor Cabang?

Sebenarnya keberadaan kantor cabang ini relatif kedepannya tak terlalu dibutuhkan. Sebab, dengan era digitalisi kini beberapa sekuritas telah memberikan layanan cepat dan mudah dengan hanya melakukan pendaftaran secara online saja.

Namun, sisi lain positif keberadaan kantor cabang ialah selain kita bisa melakukan pendaftaran akun investasi, kita biasanya disediakan kelas gratis belajar saham, complaint, dan lainnya.

       3.    Pertimbangkan Saldo Deposit Pendaftaran

Fee deposit merupakan sejumlah dana yang bakal disetorkan ke sekuritas pilihanmu sebagai bentuk prasyarat pendaftaran akun. Sekuritas akan langsung memasukkan seluruh fee deposit tersebut ke saldo rekening investasimu untuk bisa digunakan transaki belanja saham. Jadi, tenang saja, uang itu bukan diambil sekuritas. Melainkan sepenuhnya akan menjadi milik kamu dalam bentuk saldo investasi.

Bagi kamu yang memiliki uang terbatas sebaiknya memilih sekuritas yang menawarkan deposit rendah. Pengalaman penulis sekuritas yang menawarkan uang deposit rendah adalah IPOT yang saat itu hanya Rp 200.000 saja dengan menunjukkan bahwa penulis masih aktif menjadi mahasiswa (sambil bawa KTM dan buku tabungan BCA/Mandiri), sehingga berat kalau harus deposit besar. Ada juga Reliance Securities yang menawarkan deposit rendah senilai Rp 500.000 saja, juga Mandiri Sekuritas yang sebesar Rp 2.000.000. Kesemuanya waktu itu ketika di Malang.

Jadi, silahkan cek ke sekuritas terkait besaran uang depositnya. Jaman sekarang sudah murah depositnya, dahulu jumlahnya sangat besar bisa mencapai minimal Rp 25.000.000 loh.

Kenapa ada yang menawarkan setoran awal deposit besar?

Karena ada beberapa sekuritas yang merasa ingin mempertahankan positioningnya sebagai sekuritas yang dikenal memiliku volume tradingnya aktif. Deposit ditawarkanmulai dari ratusan ribu hingga rata-rata ada yang menawarkan minimal Rp 5.000.000 seperti IPOT juga sekuritas lain yang rata-ratanya menawarkan Rp 10.000.000.

        4.    Fasilitas Online Trading (OLT)

Fasilitas OLT ini cukup beragam, tapi setidaknya pilihlah sekuritas yang menawarkan kemudahan dan kelengkapan layanannya. Tentunya ini seseuai selera kalian ya.

Koridornya, sebaiknya pastikan kelengkapan fiturnya, seperti keberadaan fitur analisa fundamental, analisa teknikal, informasi riset, berita, pemberian laporan, makro, rekomendasi saham, auto trading, grafik, dan info-info yang berasa berguna lainnya. Kamu bisa mencobanya secara trial dengan mendownloadnya di situs sekuritas terkait.

Bila kamu pemula, setidaknya pilihlah saham yang konservatif dengan analisis yang sederhana, seperti saham BUMN, fundamentalnya bagus, produk perusahaan banyak dipakai atau dibutuhkan  orang, dan saham ternama lainnya. Seiring berjalannya waktu nanti kamu bisa mengeksplorasi analisis lebih jauh agar racikanmu kian jitu.

        5.    Perhatikan Fee Jual Beli (FJB)

Fungsi FJB ini merupakan komisi yang dibebankan ke pengguna atau investor dalam bertransaksi saham. Setiap kamu jual maupun beli akan dibebankan komisi atau pajak tertentu. Fee tersebut tak besar, tapi cukup berpengaruh ketika kamu termasuk aktif bertransaksi. Cara melihatnya, cek saja di situs sekuritas terkait dan bandingkanlah dengan sekuritas lain.

Besaran FJB bukanlah suatu jaminan bagusnya kualitas sekuritas. Bila kamu ingin FJB rendah, maka pilihlah sekuritas yang FJB nya rendah, contohnya Mirae Asset Sekuritas. Untuk pemula, memilih FJB rendah rasanya sah-sah saja. Tapi, secara umum FJB ini besarannya tak begitu besar kok alias relatif rendah atau toh relatif rendah.

        6.    Fasilitas Penunjang

Beragam pilihan dan layanan ditawarkan perusahaan sekuritas. Mulai dari sekuritas yang menawarkan akses komunitas atau forum diskusi nasabah, pelatihan saham, dan lainnya hingga ada yang menawarkan layanan terintegrasi dengan pembelian transaksi reksadana, seperti IPOT. Layanan integrasi itu berarti cukup satu akun tanpa membuka akun baru atau lainnya, maka kita bisa belanja reksadana secara online.

Banyaknya informasi atau fitur yang lengkap sebenarnya bisa rentan membuatmu bingung lantaran terlalu banyak.

Sebaiknya sesuaikan perusahaan sekuritas yang sesuai dengan kebutuhannya. Banyaknya fitur yang ditawarkan memiliki konsekuensi yang kadang bisa membingungkan atau pada akhirnya banyak fitur yang tak digunakan. Meskipun ada yang tak digunakan setidaknya kelengkapan fitur membuat nilai lebih karena sewaktu-waktu bisa digunakan.

Kami merekomendasikan setidaknya pilihlah sekuritas yang banyak dipakai orang, menawarkan kelengkapan fitur, kemudahan fitur, dan layanan penunjang yang dibutuhkan.
Berdasarkan pantauan kami, sekuritas yang banyak digunakan para trader ialah ada tiga, yakni IPOT, Mandiri Sekuritas (MOST), dan Mirae asset Sekuritas (HOTS).

Yuk, segera daftar dan aktivasi akun rekening dana investasi ke sekuritas pilihanmu.

(fen).